Berdasarkan laporan terkini hingga siang ini, Sabtu, 24 Januari 2026, wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memang sedang dilanda bencana ganda akibat cuaca ekstrem.
Berikut adalah rangkuman situasi darurat di lokasi:
1. Tanah Longsor Skala Besar (Desa Pasirlangu)
- Bencana longsor besar terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 02.00 - 03.00 WIB di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Babakan (RT 05/11), Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
- Dampak Kerusakan: Sedikitnya 30 hingga 35 rumah warga tertimbun material tanah dan lumpur yang meluncur dari lereng Gunung Burangrang.
- Korban Jiwa: Laporan sementara hingga pukul 12.00 WIB mengonfirmasi 6 hingga 7 orang meninggal dunia, sementara puluhan orang (estimasi sekitar 80-100 orang) dilaporkan masih dalam pencarian.
- Kondisi Medan: Proses evakuasi sangat sulit karena material tanah yang tebal dan kondisi lereng yang curam serta licin.
2. Angin Kencang / Puting Beliung
Sebelum dan saat longsor terjadi, wilayah Cisarua juga diterjang hujan deras disertai angin kencang.
- Angin kencang ini dilaporkan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di jalur utama Cisarua-Lembang dan merusak bagian atap rumah warga di beberapa desa sekitar.
- Suara gemuruh dari angin dan pergerakan tanah dilaporkan terdengar sangat kencang, membuat warga berhamburan keluar rumah pada dini hari
3. Informasi Pengungsian & Keamanan
- Titik Kumpul: Warga yang terdampak dan yang tinggal di radius bahaya (100 meter dari titik longsor) kini diungsikan ke Aula Kantor Desa Pasirlangu dan beberapa posko darurat.
- Lalu Lintas: Jalur alternatif via Cisarua menuju Lembang dilaporkan mengalami hambatan akibat material longsor dan pohon tumbang. Hindari jalur ini sementara waktu.
Peringatan BMKG:
Potensi hujan lebat disertai angin kencang masih tinggi di wilayah Bandung Raya hingga sore nanti. Tetap waspada terhadap longsor susulan mengingat kondisi tanah yang sudah sangat labil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan berikan komentar supaya lebih bagus lagi artikelnya!