Dampak Kondisi Gunung rusak terhadap Lingkungan


Kondisi Gunung Tahun 2026  Kecamatan Cihampelas Bandung Barat
Imajinasi Kondisi Gunung Tahun 1990/2000 Kecamatan Cihampelas Bandung Barat

Pemerhati Lingkungan


PERUBAHAN IDENTIFIKASI KONDISI GUNUNG DAN PERBUKITAN KECAMATAN CIHAMPELAS DAN KECAMATAN BATUJAJAR


A.   identifikasi Geografis kecamatan cihampelas dan kecamatan batujajar tahun1990/2000 Secara teknis, kecamatan cihampelas dan kecamatan batujajar tidak dikelilingi oleh "gunung" besar dalam jumlah banyak di dalam batas desanya, melainkan lebih didominasi oleh perbukitan (pasir) yang merupakan bagian dari rangkaian pegunungan purba di wilayah Bandung Selatan dan Barat.

Pada era tahun 1990 s/d 2000-an ke bawah, terdapat beberapa titik tinggi yang menjadi ikon atau pembatas wilayah di sekitar kecamatan cihampelas dan kecamatan batujajar

  1. Gunung Selacau: Terletak di sebelah utara/barat laut Cipatik kecamatan cihampelas dan kecamatan batujajar Ini adalah salah satu titik tertinggi yang paling mencolok.
  2. Pasir (Bukit) sekitar wilayah Cihampelas: Terdapat banyak bukit kecil yang dalam bahasa Sunda disebut "Pasir". Kondisinya saat itu masih sangat hijau dan rimbun

B.   Identifikasi Geografis Kecamatan cihampelas dan kecamatan batujajar tahun 2000 s/d 2026 Secara teknis, tidak ada penambahan atau pengurangan jumlah gunung (karena gunung adalah bentukan geologis permanen). Namun, profil fisik bukit-bukit tersebut berubah drastis. Titik-titik tinggi yang masih ada meliputi:

  1. Gunung Selacau: Masih menjadi titik tertinggi yang dominan di wilayah utara Cipatik. Kondisinya kini lebih terbuka (minim vegetasi hutan) dibanding tahun 2000-an.
  2. Rangkaian Pasir (Bukit) Cihampelas: Masih terdapat beberapa bukit kecil (Pasir), namun puncaknya kini mulai dikelilingi oleh area pemukiman dan perkebunan warga.

A.  Kondisi Kecamatan cihampelas dan kecamatan batujajar sebelum milenium baru sangat berbeda dengan kondisi  padat saat ini:

AspekKondisi tahun 1990 s/d 2000
Tutupan LahanDidominasi oleh sawah teknis dan perkebunan palawija. Area perbukitan masih memiliki vegetasi yang rapat.
Aktivitas ManusiaBelum banyak aktivitas penambangan galian C (tanah/batu) skala besar seperti yang mulai marak di tahun 2010-an ke atas.
Iklim LokalSuhu udara cenderung lebih sejuk dan sering berkabut di pagi hari karena minimnya polusi industri dan kendaraan.
Fungsi LahanPerbukitan berfungsi sebagai daerah resapan air alami yang menjaga kestabilan debit air sumur warga desa.

B.  Kondisi Kecamatan cihampelas dan kecamatan batujajar  padat saat ini Tahun  2010 s/d 2026 Berbeda dengan era sebelum tahun 1990 s/d 2000 yang masih sangat asri, periode 2024–2026 ditandai dengan urbanisasi cepat dan pembangunan infrastruktur:

  1. Pembangunan Perumahan: Perbukitan di sekitar Cipatik dan Cihampelas kini banyak dialihfungsikan menjadi kompleks perumahan (seperti proyek Perumahan BCI yang sempat diawasi ketat pada awal 2025). Hal ini mengurangi area resapan air di lereng bukit.
  2. Infrastruktur Jalan: Pada tahun 2025-2026, terdapat proyek rekonstruksi jalan strategis, termasuk jalur Cipatik–Leuwisapi, yang bertujuan meningkatkan konektivitas namun juga meningkatkan kepadatan kendaraan di kaki perbukitan.
  3. Perubahan Lahan: Banyak area yang dulunya hutan atau kebun rimbun di kaki bukit kini telah berubah menjadi lahan terbuka untuk kavling mandiri atau gudang industri kecil.


KESIMPULAN 

Perbandingan Kondisi '''Dulu vs Sekarang''

KarakteristikKondisi 1990 s/d 2000Kondisi 2010 s/d 026
Vegetasi BukitHutan dan kebun lebatTerbuka, banyak lahan terbangun/perumahan
Kualitas UdaraSejuk dan sering berkabutCenderung lebih panas dan berdebu karena aktivitas konstruksi
Fungsi LahanPertanian & ResapanPemukiman, Industri, & Transportasi
Kondisi JalanJalan desa sempit & aspal lamaBetonisasi/Rekonstruksi jalan lebar (Proyek APBD 2025)



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berikan komentar supaya lebih bagus lagi artikelnya!